7 Manfaat Intermittent Fasting bagi Kesehatan dan Cara Memulainya - todaymu

Post Top Ad

7 Manfaat Intermittent Fasting bagi Kesehatan dan Cara Memulainya

7 Manfaat Intermittent Fasting bagi Kesehatan dan Cara Memulainya

7 Manfaat Intermittent Fasting bagi Kesehatan dan Cara Memulainya

Pernahkah Anda mendengar tentang tren pola makan yang tidak membatasi apa yang Anda makan, melainkan kapan Anda makan? Itulah Intermittent Fasting (IF) atau diet puasa.

Bukan sekadar tren diet sesaat, berbagai penelitian ilmiah telah membuktikan bahwa mengatur jendela makan dapat memberikan perubahan besar bagi tubuh dan otak. Berikut adalah deretan manfaat intermittent fasting yang perlu Anda ketahui.


Apa Itu Intermittent Fasting?

Intermittent fasting adalah pola makan yang membagi waktu antara periode makan dan periode puasa. Metode yang paling populer adalah 16:8 (16 jam puasa dan 8 jam waktu makan). Selama masa puasa, Anda tetap diperbolehkan minum air putih, kopi, atau teh tanpa gula agar tubuh tetap terhidrasi.


Manfaat Intermittent Fasting bagi Tubuh

1. Membantu Penurunan Berat Badan secara Alami

Ini adalah alasan utama banyak orang mencoba IF. Dengan membatasi waktu makan, secara otomatis asupan kalori berkurang. Selain itu, puasa meningkatkan fungsi hormon untuk memfasilitasi penurunan berat badan, seperti menurunkan kadar insulin dan meningkatkan hormon pertumbuhan (HGH).

2. Memperbaiki Metabolisme dan Sensitivitas Insulin

Intermittent fasting sangat efektif untuk menurunkan resistensi insulin. Hal ini membantu menurunkan kadar gula darah secara signifikan, yang sangat bermanfaat untuk mencegah risiko Diabetes Tipe 2.

3. Memicu Perbaikan Sel (Autofagi)

Saat berpuasa, sel-sel tubuh memulai proses pembuangan limbah yang disebut autofagi. Dalam proses ini, sel-sel menghancurkan dan memetabolisme protein rusak yang menumpuk di dalam sel seiring waktu. Ini adalah proses "detoks" alami tubuh.

4. Meningkatkan Kesehatan Jantung

IF dapat memperbaiki berbagai faktor risiko penyakit jantung, termasuk:

  • Tekanan darah.

  • Kadar kolesterol total dan LDL (kolesterol jahat).

  • Trigliserida darah.

  • Penanda inflamasi atau peradangan.

5. Baik untuk Kesehatan Otak

Apa yang baik untuk tubuh biasanya baik untuk otak. IF meningkatkan hormon otak yang disebut BDNF (Brain-Derived Neurotrophic Factor). Kekurangan hormon ini sering dikaitkan dengan depresi dan berbagai masalah otak lainnya.


Metode Intermittent Fasting yang Populer

Jika Anda pemula, Anda bisa memilih salah satu metode di bawah ini:

  • Metode 16/8: Puasa selama 16 jam dan makan dalam jendela waktu 8 jam (Contoh: Makan jam 12 siang - 8 malam).

  • Eat-Stop-Eat: Puasa 24 jam sekali atau dua kali seminggu.

  • Diet 5:2: Hanya mengonsumsi 500–600 kalori pada dua hari yang tidak berurutan dalam seminggu, dan makan normal di hari lainnya.


Tips Aman Memulai Puasa Intermiten

Agar mendapatkan manfaat maksimal tanpa merasa lemas, ikuti tips berikut:

  1. Mulai Perlahan: Coba jendela makan 12 jam dulu sebelum naik ke 16 jam.

  2. Tetap Hidrasi: Minum banyak air putih sangat krusial saat masa puasa.

  3. Pilih Makanan Bernutrisi: Saat jendela makan, jangan "balas dendam" dengan junk food. Fokus pada protein, serat, dan lemak sehat.


Kesimpulan

Intermittent fasting adalah alat kesehatan yang kuat jika dilakukan dengan benar. Selain membantu menurunkan berat badan, pola ini memberikan waktu bagi organ tubuh untuk beristirahat dan beregenerasi. Namun, bagi ibu hamil, menyusui, atau orang dengan riwayat gangguan makan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Image Cover - Photo by Polina Tankilevitch

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon untuk tidak menaruh link dalam bentuk apapun

Post Bottom Ad